HIDUP HARUS SELALU MELIHAT REALITAS…!!!

Welcome To My Blog

This is a blog where i can share something to u,,, hope that it will satisfied all of u as my guest,,, thanks for visiting my blog,,, ^_^

Terbaru

Sejarah dan Perkembangan Virus Komputer dan Antivirus

Taksonomi ancaman perangkat lunak / klasifikasi program jahat (malicious program):

1.  Program-program yang memerlukan program inang (host program). Fragmen
program tidak dapat mandiri secara independen dari suatu program aplikasi, program
utilitas atau program sistem.
2.  Program-program yang tidak memerlukan program inang. Program sendiri yang
dapat dijadwalkan dan dijalankan oleh sistem operasi.

Tipe-tipe program jahat :

1.  Bacteria : program yang mengkonsumsi sumber daya sistem dengan mereplikasi
dirinya sendiri. Bacteria tidak secara eksplisit merusak file. Tujuan program ini hanya
satu yaitu mereplikasi dirinya. Program bacteria yang sederhana bisa hanya
mengeksekusi dua kopian dirinya secara simultan pada sistem multiprogramming
atau menciptakan dua file baru, masing-masing adalah kopian file program bacteria.
Kedua kopian in kemudian mengkopi dua kali, dan seterusnya.

2.  Logic bomb : logik yang ditempelkan pada program komputer agar memeriksa suatu
kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi yang dimaksud ditemui, logik
mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.
•  Logic bomb menempel pada suatu program resmi yang diset meledak ketika
kondisi-kondisi tertentu dipenuhi.
•  Contoh kondisi-kondisi untuk memicu logic bomb adalah ada atau tudak adanya
file-file tertentu, hari tertentu daru minggu atau tanggal, atau pemakai
menjalankan aplikasi tertentu. Begitu terpicu, bomb mengubah atau menghapus
data atau seluruh file, menyebabkan mesin terhenti, atau mengerjakan perusakan
lain.

3.  Trapdoor : Titik masuk tak terdokumentasi rahasia di satu program untuk
memberikan akses tanpa metode-metode otentifikasi normal.
•  Trapdoor telah dipakai secara benar selama bertahun-tahun oleh pemogram untuk
mencari kesalahan program. Debugging dan testing biasanya dilakukan
pemogram saat mengembangkan aplikasi. Untuk program yang mempunyai
prosedur otentifikasi atau setup lama atau memerlukan pemakai memasukkan
nilai-nilai berbeda untuk menjalankan aplikasi maka debugging akan lama bila
harus melewati prosedur-prosedur tersebut. Untuk debug program jenis ini,
pengembang membuat kewenangan khusus atau menghilangkan keperluan setup
dan otentifikasi.
•  Trapdoor adalah kode yang menerima suatu barisan masukan khusus atau dipicu
dengan menjalankan ID pemakai tertentu atau barisan kejahatan tertentu.
Trapdoor menjadi ancaman ketika digunakan pemrogram jahat untuk memperoleh
pengkasesan tak diotorisasi.
•  Pada kasus nyata, auditor (pemeriks) perangkat lunak dapat menemukan trapdoor
pada produk perangkat lunak dimana nama pencipta perangkat lunak berlakuk
sebagai password yang memintas proteksi perangkat lunak yang dibuatnya.
Adalah sulit mengimplementasikan kendali-kendali perangkat lunak untuk
trapdoor.

4.  Trojan horse : Rutin tak terdokumentasi rahasia ditempelkan dalam satu program
berguna. Program yang berguna mengandung kode tersembunyi yang ketika
dijalankan melakukan suatu fungsi yang tak diinginkan. Eksekusi program
menyebabkan eksekusi rutin rahasia ini.
•  Program-program trojan horse digunakan untuk melakukan fungsi-fungsi secara
tidak langsung dimana pemakai tak diotorisasi tidak dapat melakukannya secara
langsung. Contoh, untuk dapat mengakses file-file pemakai lain pada sistem
dipakai bersama, pemakai dapat menciptakan program trojan horse.
•  Trojan horse ini ketika program dieksekusi akan mengubah ijin-ijin file sehinga
file-file dapat dibaca oleh sembarang pemakai. Pencipta program dapat
menyebarkan ke pemakai-pemakai dengan menempatkan program di direktori
bersama dan menamai programnya sedemikian rupa sehingga disangka sebagai
program utilitas yang berguna.
•  Program trojan horse yang sulit dideteksi adalah kompilator yang dimodifikasi
sehingga menyisipkan kode tambahan ke program-program tertentu begitu
dikompilasi, seperti program login. Kode menciptakan trapdoor pada program
login yang mengijinkan pencipta log ke sistem menggunakan password khusus.
Trojan horse jenis ini tak pernah dapat ditemukan jika hanya membaca program
sumber. Motivasi lain dari trojan horse adalah penghancuran data. Program
muncul sebagai melakukan fungsi-fungsi berguna (seperti kalkulator), tapi juga
secara diam-diam menghapus file-file pemakai.
•  Trojan horse biasa ditempelkan pada program-program atau rutin-rutin yang
diambil dari BBS, internet, dan sebagainya.

5.  Virus : Kode yang ditempelkan dalam satu program yang menyebabkan pengkopian
dirinya disisipkan ke satu program lain atau lebih, dengan cara memodifikasi
program-program itu.
•  Modifikasi dilakukan dengan memasukkan kopian program virus yang dapat
menginfeksi program-program lain. Selain hanya progasi, virus biasanya
melakukan fungsi yang tak diinginkan.
•  Di dalam virus komputer, terdapat kode intruksi yang dapat membuat kopian
sempurna dirinya. Ketika komputer yang terinfeksi berhubungan (kontak) dengan
perangkat lunak yang belum terinfeksi, kopian virus memasuki program baru.
Infeksi dapat menyebar dari komputer ke komputer melalui pemakai-pemakai
yang menukarkan disk atau mengirim program melalui jaringan. Pada lingkungan
jaringan, kemampuan mengakses aplikasi dan layanan-layanan komputer lain
merupakan fasilitas sempurna penyebaran virus.
•  Masalah yang ditimbulkan virus adalah virus sering merusak sistem komputer
seperti menghapus file, partisi disk, atau mengacaukan program.
•  Siklus hidup Virus melalui empat fase (tahap), yaitu :
Fase tidur (dormant phase). Virus dalam keadaan menganggur. Virus akan
tiba-tiba aktif oleh suatu kejadian seperti tibanya tanggal tertentu,
kehadiran program atau file tertentu, atau kapasitas disk yang melewati
batas. Tidak semua virus mempunyai tahap ini.
Fase propagasi (propagation phase). Virus menempatkan kopian dirinya ke
program lain atau daerah sistem tertentu di disk. Program yang terinfeksi
virus akan mempunyai kloning virus. Kloning virus itu dapat kembali
memasuki fase propagasi.
Fase pemicuan (triggering phase). Virus diaktifkan untuk melakukan fungsi
tertentu. Seperti pada fase tidur, fase pemicuan dapat disebabkan beragam
kejadian sistem termasuk penghitungan jumlah kopian dirinya.
Fase eksekusi (execution phase). Virus menjalankan fungsinya, fungsinya
mungkin sepele seperti sekedar menampilkan pesan dilayar atau merusak
seperti merusak program dan file-file data, dan sebagainya. Kebanyakan
virus melakukan kerjanya untuk suatu sistem operasi tertentu, lebih spesifik
lagi pada platform perangkat keras tertentu. Virus-virus dirancang
memanfaatkan rincian-rincian dan kelemahan-kelemahan sistem tertentu.
•  Klasifikasi tipe virus :
a.  Parasitic virus. Merupakan virus tradisional dan bentuk virus yang paling
sering. Tipe ini mencantolkan dirinya ke file .exe. Virus mereplikasi ketika
program terinfeksi dieksekusi dengan mencari file-file .exe lain untuk
diinfeksi.
b.  Memory resident virus. Virus memuatkan diri ke memori utama sebagai
bagian program yang menetap. Virus menginfeksi setiap program yang
dieksekusi.
c.  Boot sector virus. Virus menginfeksi master boot record atau boot record dan
menyebar saat sistem diboot dari disk yang berisi virus.
d.  Stealth virus. Virus yang bentuknya telah dirancang agar dapat
menyembunyikan diri dari deteksi perangkat lunak antivirus.
e.  Polymorphic virus. Virus bermutasi setiap kali melakukan infeksi. Deteksi
dengan penandaan virus tersebut tidak dimungkinkan. Penulis virus dapat
melengkapi dengan alat-alat bantu penciptaan virus baru (virus creation
toolkit, yaitu rutin-rutin untuk menciptakan virus-virus baru). Dengan alat
bantu ini penciptaan virus baru dapat dilakukan dengan cepat. Virus-virus
yang diciptakan dengan alat bantu biasanya kurang canggih dibanding virus-
virus yang dirancang dari awal.

6.  Worm : Program yang dapat mereplikasi dirinya dan mengirim kopian-kopian dari
komputer ke komputer lewat hubungan jaringan. Begitu tiba, worm diaktifkan untuk
mereplikasi dan progasai kembali. Selain hanya propagasi, worm biasanya melakukan
fungsi yang tak diinginkan.
•  Network worm menggunakan hubungan jaringan untuk menyebar dari sistem ke
sistem lain. Sekali aktif di suatu sistem, network worm dapat berlaku seperti virus
atau bacteria, atau menempelkan program trojan horse atau melakukan sejumlah
aksi menjengkelkan atau menghancurkan.
•  Untuk mereplikasi dirinya, network worm menggunakan suatu layanan jaringan,
seperti : Fasilitas surat elektronik (electronic mail facility), yaitu worm
mengirimkan kopian dirinya ke sistem-sistem lain.
•  Kemampuan eksekusi jarak jauh (remote execution capability), yaitu worm
mengeksekusi kopian dirinya di sistem lain.
•  Kemampuan login jarak jauh (remote login capability), yaitu worm log pada
sistem jauh sebagai pemakai dan kemudian menggunakan perintah untuk
mengkopi dirinya dari satu sistem ke sistem lain. Kopian program worm yang
baru kemudian dijalankan di sistem jauh dan melakukan fungsi-fungsi lain yang
dilakukan di sistem itu, worm terus menyebar dengan cara yang sama.
•  Network worm mempunyai ciri-ciri yang sama dengan virus komputer, yaitu
mempunyai fase-fase sama, yaitu : Dormant phase, Propagation phase, Trigerring
phase, Execution phase.
•  Network worm juga berusaha menentukan apakah sistem sebelumnya telah
diinfeksi sebelum mengirim kopian dirinya ke sistem itu.

How To Hack Wireless

How to Hack Wireless Internet Connections in 3 Easy Steps
*This presentation is intended to inform the audience about methods used to “hack” wireless internet connections, not for any malicious use but strictly for educational purposes and personal intentions such as recovering a misplaced network key for the users own wireless connection.
Wireless Internet
*The term “wireless internet” is perfectly self-explanatory. It is internet access without the use of wires. Instead it uses radio frequency bands to exchange information between your computer and the Internet.
*Wireless access allows users to connect to the internet from any location within range of a wireless access point.
Wireless Internet Equipment
*Wireless NIC card
*Wireless router or access point
*Internet access
Advantages
*No wires
*Mobility
*Faster speeds
*Widely available equipment
*Convenience
*Inexpensive to set-up
Disadvantages
*Limited range
*Interference with other wireless access points
*Encryption can be broken even at its strongest
Hacking Wireless Internet
*Wireless networks are very common. It is also very common to find wireless networks that are unsecured. Maybe the users are lazy or maybe they are not savvy when it comes wireless networks. Whatever the reason, hackers have found wireless networks relatively easy to break into, and even use wireless technology to crack into non-wireless networks.
Wireless Encryption.
*The main source of vulnerability associated with wireless networks are the methods of encryption. There are a few different type of wireless encryption including:
WEP
*Stands for Wired Equivalent Privacy.
*Breakable even when configured correctly
*Can be broken in as little as 3 minutes
WPA or WPA2
*Stands for Wi-Fi Protected Access
*Created to provide stronger security
*Still able to be cracked if a short password is used.
*If a long passphrase or password is used, these protocol are virtually uncrackable.
*Even with good passwords or phrases, unless you really know what your doing, wireless networks can be hacked and here’s how…….
A little info…
*When a user uses wireless internet they generate what are called data “packets”.
*Packets are transmitted between the wireless NIC card and the wireless access point via radio waves whenever the computer is connected with the access point.
More info…
*Depending on how long the computer is connected, it can generate a certain number of packets per day.
*The more users that are connected to one access point, the more packets are generated.

1.firs
*You must locate the wireless signal
*This can be done by using your default Windows tool “View Available Wireless Network”
*More useful tools include NetStumbler and Kismet. Kismet has an advantage over the other because it can pick up wireless signals that are not broadcasting their SSID.
2.second
*Once you located a wireless network you can connect to it unless it is using authentication or encryption.
*If it is using authentication or encryption then the next step would be to use AirSnort, a tool for sniffing out and cracking WEP keys.
AIrSNORT
*AirSnort must gather about 5 to 10 million packets before it can even begin to crack a wireless key.
*This could take anywhere between a few minutes to a few weeks depending on how many packets are being generated. If a small number of people are using the network then it will most likely take weeks.
3.Tird
*Once AirSnort has recovered enough packets it will then go to work on reading the captured information gathered from the packets and crack the key giving you access.
*Other tools such as CowPatty can use dictionary files to crack hard WPA keys
Prevent Your Network from Getting Hacked
*Don’t broadcast your SSID . This is usually done during the setup of your wireless router.
*Change the default router login to something else.
*If your equipment supports it, use WPA or WPA 2 because it offers better encryption which is still able to be broken but much harder.
*Always check for updates to your router.
*Turn off your router or access point when not using it.
*There is no such thing as 100% percent security when using wireless networks but at least with these few simple steps you can make it harder for the average person to break into your network.

TUJUAN DARI MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI

Mengelola keamanan computer dan jaringan semakin lama menjadi pekerjaan yang sangat sulit dan menantang. Perkembangan teknologi informasi dan telematika telah memindahkan pusat pengolahan data, dari data center ke personal computer (PC) di kantor dan rumah. Alhasil, fokus perhatian dalam pengawasan keamanan informasi menjadi semakin sulit.
Didalam Manajemen Keamanan Informasi terdapat tiga hal utama, yaitu:

1. Kerahasiaan (confidentiality), yang dapat diartikan sebagai perlindungan terhadap data dalam sistem informasi perusahaan, sehingga tidak dapat diakses oleh orang yang tidak berhak. Aspek penting dari kerahasiaan adalah pengidentifikasian dan authentication terhadap user.

2. Integritas (integrity), yaitu perlindungan terhadap data dalam sistem dari perubahan yang tidak terotorisasi, baik secara sengaja maupun secara tidak sengaja. Ada tiga hal penting yang menjadi tujuan dari kebijaksanaan integritas, yaitu:
a.Mencegah user yang tidak berhak melakukan perubahan data atau program.
b.Mencegah user yang berhak melakukan perubahan yang tidak benar atau tidak terotorisasi.
c.Menjaga konsistensi data dan program secara internal dan eksternal.

3. Ketersediaan (availability), dapat diartikan sebagai kepastian bahwa sebuah sistem informasi dapat diakses oleh user yang berhak kapan saja sistem informasi tersebut dibutuhkan.

Tiga hal utama ini hadir di setiap sistem informasi. Kombinasi dari ketiga hal ini akan membuat suatu organisasi atau perusahaan dapat menghasilkan sistem yang dapat dipercayai (trustworthy) oleh para user.

Kekurangan Linux

Kekurangan Sistem Operasi Linux

Selain memiliki beberapa keunggulan, Linux juga memiliki beberapa kekurangan apabila dibandingkan dengan Windows. Adapun beberapa kekurangan dari Linux adalah sebagai berikut:
1. Game, belum ada perusahaan sekelas Blizzard, EA Sports, dsb yang menyediakan game nya dalam versi Linux. Meskipun demikian, bukan berarti tidak ada game di Linux. Ada banyak game yang bisa dimainkan di Linux, bahkan ada yang open source, meskipun mungkin tidak semenarik yang dimainkan di Windows.

2. Hardware (perangkat keras), hampir semua vendor hardware menyediakan driver untuk Windows. Hal ini lah yang membuat Windows kompatibel dengan berbagai hardware. Meskipun demikian, saat ini sudah makin banyak vendor hardware yang membuat driver untuk Linux.

3. Belum banyak pengguna, saat anda mengalami masalah dengan Windows, anda bisa langsung bertanya kepada siapapun apakah pernah mengalami masalah yang sama. Sedangkan apabila kita mengalami masalah dengan Linux, akan sedikit sulit mencari bantuan kepada orang lain yang masih jarang menggunakan Linux ini.

4. Terlalu banyak Distro, banyaknya distro yang mencapai ratusan membuat para pemula di Linux atau orang yang ingin bermigrasi ke Linux harus pusing memilih distro yang cocok untuk keperluannya.
Minimnya dukungan teknis resmi, Linux dikembangkan oleh komunitas, maka Linux datang dengan dukungan komunitas, bagi pengguna biasa, hal ini tentunya bukan masalah, namun bagaimana dengan pengguna kantoran, perusahaan, atau kantor pemerintahan? Ini merupakan masalah besar, karena software dikalangan tersebut dipakai untuk produktifitas dan bahkan diantaranya menangani sistem kritis seperti perbankan. Seandainya ada dukungan teknis pun biasanya cukup mahal, missal dukungan dari RedHat ataupun SuSe.

5. Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih “Windows minded”. Hal ini dapat diatasi dengan pelatihan-pelatihan atau edukasi kepada pengguna agar mulai terbiasa dengan Linux.

6. Proses installasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Installasi software di Linux, akan menjadi mudah bila terkoneksi dengan internet atau bila kita mempunyai CD / DVD nya. Bila tidak, maka kita harus mendownload satu per satu package yang dibutuhkan.

7. Lainnya, silahkan tambahkan sendiri, saya yakin anda punya masukan tentang Linux, tentunya dari kekurangannya maupun kelebihannya. Silahkan kirimkan ke bge_86@yahoo.co.id

Keunggulan Linux

Keunggulan Sistem Operasi Linux

Sistem Operasi Linux memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan Sistem Operasi Windows, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Linux merupakan Sistem Operasi bebas dan terbuka. Sehingga dapat dikatakan, tidak terdapat biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux.

2. Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan Sistem Operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker. Namun, kini pandangan ini salah besar. Linux mudah digunakan dan dapat dikatakan hampir semudah menggunakan Windows.

3. Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux. Kita dapat mengakses beberapa situs web untuk memperoleh informasi yang cukup berguna dan cukup lengkap tentang aplikasi alternatif Windows di Linux.

4. Keamanan yang lebih unggul daripada Windows. Dapat dikatakan, hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, Trojan, adware, dsb. Hal ini hampir tidak pernah terjadi pada Linux. Dimana, Linux sejak awal didesain multi-user, yang mana bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user lain. Pada Windows, hal ini tidaklah terjadi. Sehingga bila dilihat dari sisi maintenance / perawatan data maupun perangkat keras pun akan lebih efisien.

5. Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan diatas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut. Sehingga tidaklah mengherankan bila Linux mempunyai pangsa pasar server dunia yang cukup besar. Dari hasil riset IDC, pangsa pasar server dunia yang menggunakan Linux pada tahuan 2008 akan mencapai 25,7 %.

6. Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibility). Perangkat keras (hardware) yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik dengan Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat lunak (software). Sebagai contoh, beberapa bulan lalu, telah dirilis Windows Vista. Beberapa dokumen yang dibuat dalam Windows Vista tidak dapat dibuka dalam Windows XP. Sehingga, mau tidak mau, kita harus beralih ke Windows Vista, dan itu berarti meng-upgrade atau membeli perangkat lunak (software) baru yang lebih bagus. Atau bisa jadi aplikasi-aplikasi yang dibuat beberapa tahun yang lalu tidak dapat dibuka lagi di Windows Vista, karena sudah tidak didukung lagi oleh Microsoft.

Jenis – Jenis Sistem Operasi Linux

Jenis – jenis Sistem Operasi Linux
Tidak hanya Microsoft Windows saja yang memiliki jenis dan juga versi OS yang mulainya dari versi pertama Windows 3.11 sampai dengan versi yang terbaru yaitu Windows Vista dan Windows 7. Linux juga memiliki jenis dan versi yang berbeda-beda sesuai dengan yang dibutuhkan oleh pengguna Linux.
Ada beberapa jenis Linux yang saya ketahui. Diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Linux Debian
2. Linux Redhat
3. Linux Mandrake
4. Linux Caldera Open
5. Linux Slackware
6. Linux SuSe
7. Linux Corel
8. Linux Turbo
9. Linux Ubuntu
10. Linux Fedora
Masing-masing jenis Linux di atas memiliki kelebihan dan kekurangan, oleh karena itu, alangkah bijaknya jika kita memilih satu dari beberapa jenis Linux tersebut sesuai dengan kebutuhan kita.

Mitos dan Fakta tentang Karma / Kamma

Kelahiran dan kematian tampaknya adalah suatu hal yang sederhana. Namun hali ini selalu menjadi topic yang tidak pernah terpecahkan dan tak henti-hentinya menjadi pertanyaan maupun menjadi bahan pemikiran dalam batin. Kenapa kehidupan ini harus demikian? Kemana kita pergi setelah kematian? Apakah ada kelahiran setelah terjadi kematian? Kalau ada kehidupan setelah kematian, apakah kehidupan setelah kematian sama dengan kehidupan sebelumnya? Apa benar ada kelahiran berulang?

Permasalahan dan teka-teki seperti itu memang tidak mudah dijawab begitu saja. Karena kelahiran dan kematian merupakan suatu rangkaian panjang yang membutuhkan pemikiran dan perenungan mendalam tentang hal-hal yang mendasarinya atau menyebabkannya. Untuk mempersingkat pencarian atas hal-hal ini, mari kita perhatikan dan renungkan bersama sabda Buddha dalam Majjhima Nikaya 135:

“Aku adalah pemilik karmaku sendiri, pewaris karmaku sendiri, lahir dari karmaku sendiri, berhubungan dengan karmaku sendiri, terlindung oleh karmaku sendiri, apa pun karma yang kuperbuat, baik atau buruk, itulah yang akan kuwarisi.”

Dari penggalan Paritta tersebut, semakin jelas bahwa kelahiran dan kematian bukanlah suatu takdir dan nasib yang diberikan, pun kelahiran dan kelahiran bukanlah kutukan yang ditimpakan oleh dewa atau makhluk gaib lainnya secara misterius. Akan tetapi, semua itu terjadi karena ada sebab yang mendahuluinya dan tidak serta merta terjadi begitu saja. Yang berarti, kita bertanggung jawab terhadap semua yang dilakukan pada masa lalu dan pada masa kini.

SEJARAH LINUX

Linux atau GNU / Linux adalah sistem operasi bebas yang sangat populer. Istilah Linux atau GNU juga digunakan bagi keseluruhan edaran Linux (Linux distribution), yang selalu disertakan program-program lain selain sistem pengoperasian. Contoh-contoh program adalah seperti Server Web, Basis Data, Desktop Environment (GNOME dan KDE), dan suite kantor (office suite) seperti OpenOffice.org. Beberapa versi Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi kepopuleran, sehingga lebih populer dari versi UNIX dan mulai menandingi Microsoft Windows dalam beberapa kasus.
Pada awalnya Linux dibuat dan digunakan oleh peminatnya saja, kini Linux telah mendapat sokongan dari perusahaan besar seperti IBM, HP, dan perusahaan besar lainnya. Para penganalisa memperkirakan kejayaan Linux ini disebabkan karena Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya yang dikeluarkan rendah, serta faktor keselamatan dan kestabilannya berbanding dengan Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pembangunan Open Source.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.